On The Job Training

BP2K Suryafarma Husada Metro sebagai lembaga pendidikan & pelatihan berusaha menerapkan sistem pendidikan dengan metode link and match yaitu suatu metode pendidikan yang menyelaraskan antara teori dengan praktik, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan peserta didik mampu mengaplikasikan teori praktis yang diberikan ke dalam mekanisme dan sistem kerja yang sebenarnya.

BP2K Suryafarma Husada sebagai lembaga pendidikan & pelatihan berusaha menerapkan metode seperti tersebut di atas dengan menyelenggarakan kegiatan On The Job Training ( OJT ) atau Praktik Kerja Lapangan ( PKL ). Kegiatan OJT diharapkan dapat dijadikan sebagai media bagi peserta didik Karyasiswa/i menerapkan teori praktis yang didapatkan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Dengan demikian, diharapkan dapat dibentuk sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu bersaing di dunia kerja.

Untuk menunjang metode link and match tersebut diperlukan kerja sama yang baik, berkesinambungan dan saling menguntungkan antara Lembaga Pendidikan & Pelatihan dengan Instansi Pemerintah atau Swasta, Perusahaan, Lembaga Usaha / Bisnis terkait sebagai pengguna tenaga kerja.

Selama melaksanakan OJT ini Karyasiswa/i diberi kesempatan untuk menerapkan dan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan yang telah dimilikinya khususnya yang berkaitan dengan ketrampilan bagi Karyasiswa/i Program Satu Tahun Jurusan Manajemen Farmasi, Manajemen Administrasi Rumah Sakit dan Asisten Perawat. Kegiatan OJT meliputi penerapan dalam proses dalam memberikan bantuan manajemen dan administrasi seperti:

a. Untuk Manajemen Farmasi:

1. Peraturan yang mengatur tentang industri farmasi.

2. Etika yang berkaitan langsung dengan kefarmasian.

3. Tugas dan fungsi Apotik.

4. Deskripsi tugas apoteker pengelola Apotik.

5. Pengelompokan industri farmasi atau Apotik.

6. Teknik pemasaran obat-obatan.

7. Manajemen pemasaran obat-obatan.

8. Prinsip kerja, sasaran, dan pelaksanaan CPOB.

9. Proses komputerisasi industri farmasi atau Apotik.

b. Untuk Manajemen Administrasi Rumah Sakit:

Kegiatan OJT meliputi penerapan proses manajemen dan keadministrasian dalam memberikan bantuan manajemen dan administrasi untuk prosedur registrasi pasien rawat inap, rawat jalan, registrasi penomoran, pencatatan data pasien dalam list pasien / buku register, proses penyelenggaraan rekam medis, penerimaan dan pemeriksaan barang digudang obat dan proses komputerisasi.

c. Untuk Asisten Perawat:

Kegiatan OJT meliputi penerapan dalam proses keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan melibatkan keluarga sebagai satu kesatuan berupa:

  1. Melaksanakan asuhan keperawatan terhadap individu.
  2. Melaksanakan asuhan keperawatan terhadap anak.
  3. Melaksanakan asuhan keperawatan terhadap lansia.
  4. Melaksanakan kerjasama sebagai anggota tim dalam memberikan asuhan keperawatan

Tujuan Kegiatan OJT

Tujuan Umum :

Setelah mengikuti kegiatan praktik OJT diharapkan Karyasiswa/i mampu memberikan bantuan manajemen dan keadministrasian dalam konteks bidang industri farmasi atau apotek, manajerial rumah sakit dan asuhan keperawatan dengan menggunakan pendekatan proses manajerial yang disesuaikan dengan keadaan yang sesungguhnya di perusahaan atau instansi tempat OJT.

Tujuan Khusus :

Setelah mengikuti kegiatan OJT, Karyasiswa/i peserta OJT diharapkan :

1. Mampu berkomunikasi dengan baik, bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya.

2. Mampu menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawab yang dibebankannya oleh perusahaan / instansi yang bersangkutan dengan baik.

3. Peserta OJT diharapkan membantu dan bekerjasama untuk memperlancar kegiatan usaha / bisnis perusahaan / instansi tempat OJT.

4. Sebagai sarana untuk memperoleh data laporan OJT yang dibuat secara individu (sesuai dengan lokasi OJT masing – masing) yang nantinya akan dipresentasikan dalam sebuah Seminar Laporan On The Job Training di lembaga pendidikan dan pelatihan BP2K Suryafarma Husada Metro

Kegiatan Praktik dalam Pelaksanaan OJT:

1. Karyasiswa/i dibagi dalam ± 3 s/d 5 Karyasiswa/i dalam satu kelompok OJT dengan asumsi penempatan waktu setiap hari kerja dihitung 5 jam atau menyesuaikan dengan jadual dari masing-masing instansi tempat OJT

2. Setiap Karyasiswa/i harus mampu memilih minimal satu kasus di tempat instansi OJT yang nantinya hasil kegiatan OJT akan dipresentasikan dalam bentuk seminar yang selanjutnya disusun dalam sebuah Laporan Tugas Akhir

3. Setiap Karyasiswa/i dapat melaksanakan prosedur-prosedur manajemen dan keadministrasian Rumah Sakit / Apotek/ Klinik / Balai Pengobatan Kesehatan

Evaluasi

1. Evaluasi Pelaksanaan OJT : Yakni evaluasi selama melaksanakan kegiatan OJT baik dari pembimbing dari tempat instansi OJT maupun dari pembimbing BP2K Suryafarma Husada Metro.

2. Evaluasi Akademis (evaluasi akhir dari BP2K Suryafarma Husada Metro), meliputi :

a. Penilaian laporan pelaksanaan OJT dari setiap kegiatan yang diikuti selama pelaksanaan OJT, berikut etika profesi / sikap kepribadian dan lain-lain dalam memberikan bantuan kerja selama di tempat instansi OJT masing-masing Karyasiswa/i (Berdasarkan dari Buku Jurnal OJT masing – masing Karyasiswa/i)

b. Prosedur – prosedur target yang telah dicapai selama OJT

c. Penyusunan laporan tugas akhir

d. Ujian Pembulat Studi/Ujian Sidang Akhir

Instansi-instansi yang bekerjasama dengan BP2K Suryafarma Husada Metro dalam pelaksanaan On The Job Training antara lain: RS Mardi Waluyo Metro, RS Islam Metro, Klinik Griya Sehat Metro, Klinik Global Medika Metro, PBF Pharmacon Ageng Abadi Metro, RS Azizah Metro, Apotek Tifa Pekalongan, RS Wisma Rini Pringsewu, RS Mitra Husada Pringsewu, Apotek Rosa Bandarlampung, Apotek Sami Saras Bandarlampung, Apotek Kimia Farma Bandarlampung, Apotek K24 Legundi Bandarlampung, Klinik Sabila Bandarlampung, RS Bhayangkara Bandarlampung, Klinik Kemiling Sehat Bandarlampung dan lain-lain.